Selasa, 26 Februari 2008

Enaknya Ngomongin Orang

hari ini ada lagi cewek yang mengeluh.

katanya orang2 di kantor kok pada suka gosip, pada suka ngomongin orang, padahal mereka belum tentu tahu permasalahannya.
mereka malah bikin orang lain tersinggung, jengkel, bahkan marah.
tapi kok kelihatannya mereka malah enjoy dengan apa yang mereka lakukan.

memang kita juga ngga bisa menarik kesimpulan langsung tanpa melihat latar belakangnya, kenapa kok banyak orang2 di kantor seperti itu.
saling ngomongin, saling tuduh, saling cela.

saya memang melihat gejala2 seperti itu tidak hanya dikantor saya, tetapi juga di lingkungan perumahan saya pun terjadi seperti itu.

mungkin memang enak kalo kita ngomongin orang, apalagi ngomongin jeleknya orang. ngga tau itu bener apa salah, kita anggap hal itu salah.
semakin kita anggap orang itu salah, semakin nikmat kita ngomonginnya.
kalau perlu kita bikin tuduhan2 yang ngga mendasar sebagai bumbu penyedapnya.

memang nikmat, selama bukan kita topik pembicaraannya.
tapi kalau ternyata kita sendiri yang jadi topik bahasan, bagaimana perasaan kita..?
mungkin bisa aja kita berlagak cuek, "terserah dia ngomong apa, yang penting aku ngga gitu.." ada juga yang cuek dengan syarat, "terserah lo mau ngomong apa, yang penting jangan nyenggol gue, kalo lo nyenggol, bakalan gue libas.."

tapi secuek cueknya orang, apa kita ngga kepikiran, kalo kita diomongin yang ngga bener..?
apa hati nurani kita bisa nerima..? ya kalau kita memang bener ngelakuin apa yang dituduhkan, kalau nggak...?
ini juga masalah harga diri man...

siapa yang mau dituduh atau di"bahas" yang tidak2..?
siapa yang mau denger orang ngomong tentang kita yang menyakitkan hati..?
siapa yang mau disindir..?
bahkan yang ngomong / nuduh pun tidak bakalan mau jadi sasarannya.
nah, yang lebih parah lagi, kebanyakan orang2 seperti itu hanya berani ngomong di belakang kita.
pengecut banget orang2 seperti itu.


tapi memang sudah digariskan, bahwa kalau kita ngelakuin hal2 yang tidak benar, memang enak dan nikmat rasanya.
memang begitulah cara setan membujuk manusia, dengan kenikmatan di dunia.

"lidah itu lebih tajam daripada pedang" begitu kata orang.

hanya dengan ucapan2 yang salah, kita bisa membinasakan dunia. percaya ngga..?

yang lebih memalukan lagi adalah tingkah polah orang yang bermuka dua.
ini adalah tingkah polah yang paling memuakkan.

Nah, trus giaman sih seharusnya kita bersosialisasi..?

think simple, logis aja deh.
kita semua pastinya orang2 yang beragama.
walaupun mungkin ilmu agama kita belum dalam banget, tapi kan kita tau, kalau menyinggung perasaan orang lain itu dosa. masa sih, ada orang yang ngga tau masalah ini..?


oke lah, kalau memang ternyata ada orang yang belum tahu, paling tidak dia bisa berpikir logis (kecuali orang gila, atau pura2 gila tentunya) kalau misalnya kita yang dijadikan bahan pembicaraan yang tidak benar sma orang lain, kita digosipin tentang hal2 yang tidak kita lakukan, kita dituduh tanpa melihat asal permasalahannya, apa kita mau..?

pikir lagi lah...
kita ini jangan membuat masalah yang tidak perlu.

memang ngegosip itu enak, ngomongin orang itu enak, saking enaknya, banyak orang yang asal omong, asal tuduh, padahal tidak tahu duduk perkaranya.
mereka hanya melihat sekilas saja, langsung ngomong yang aneh2, dibesar - besarkan, disebar luaskan ke orang lain.

hhmmm.... sebuah pola pikir yang sangat pendek orang2 seperti itu.
menunjukkan bahwa dia itu memnpunyai pikiran yang tidak terbuka.
atau bisa jadi dia itu iri dengan kondisi orang lain.

nah, sekarang yang jadi pertanyaan, apakah orang2 seperti itu melakukan hal2 diatas karena hobi? karena kurang kerjaan? karena iri? karena kelainan jiwa? ( yang ini nggak bisa disalahkan. beres perkara) atau karena apa?

cobalah berpikir jernih.
coba kita lihat diri kita masing2. apa kekurangan dan kelebihan kita dibandingka orang lain..?
maukah kita mengakui kekurangan kita?

2 komentar:

Anonim mengatakan...

dosa euy

Anonim mengatakan...

langsung pergi aja klo diajak ghibah